Aku masih menunggumu, walau aku tau kamu tidak pernah pedulikan aku. Aku masih mengharapkanmu, walau aku tau kamu tidak pernah mau mengharapkanku. Aku merasa seperti orang bodoh, yang mencintai padahal aku tau yang aku cintai tidak balik mencintaiku. Terus terang, aku masih mengharapkan kamu... mengharapkan kita, kita yang dulu. Entahlah padahal tak dapat dihitung berapa kali kamu mengecewakanku dan membuatku menangis.
Aku memang bodoh ya... kenangan kita masih membekas dihatiku mungkin kamu sudah lupa karna kamu kan sudah mempunyai penggantiku. Seorang wanita yg cukup baik,cukup mengerti kamu,cukup bisa membuatmu bahagia. Dan cukup bisa menggantikan posisiku dihatimu. Kenapa kamu cepat sekali menemukan gadis yang lebih baik daripada aku? Sementara aku? Masih menunggu agar kamu dapat kembali kedekapanku walau aku tau itu mustahil.
Aku masih mengingat saat kita masih bersama. Kamu selalu minta maaf saat kamu membuatku menangis, kamu berusaha menghiburku saat aku sedih. Sekarang? siapa yang bisa menggantikan semua itu? Tidak ada lagi yang seperti kamu. Tidak ada lagi yang aku cintai seperti aku mencintaimu. Tidak ada lagi yang membuatku tertawa seperti saat aku bersamamu. Yang tersisa hanya sebuah memory masa lalu yang tidak dapat aku ulang lagi. Tidak ada yang bisa menggantikanmu.
Kamu terlalu sulit digantikan, hanya kamu yang bisa buat aku nyaman, sekarang? Kamu pergi dengan dia, semoga bahagia. Aku senang jika kamu senang, asal kamu janji kamu gak akan sakit hati karena dia ya? Jaga dirimu baik-baik...aku sudah tidak dapat lagi mengingatkanmu untuk makan,istirahat,dan belajar. Tidak dapat lagi menangis saat aku mendengar kabar bahwa kamu sedang sakit. Tidak mendapat ucapan selamat pagi dan selamat tidur darimu... karena itu semua sudah menjadi hak orang lain. Gadis yang lebih lebih dan lebih baik daripada aku. Semoga bahagia :")
semoga bahagia
1:30 AM |
Subscribe to:
Post Comments (Atom)






0 comments:
Post a Comment