Terlalu, Terlanjur.

Jadi, salah kah bila aku terlalu berharap?
salah jika aku terlalu bermimpi, sebuah mimpi yang terlalu tinggi
hingga akhirnya aku terjatuh.
Jadi salah kah bila aku terlalu cinta?
salah jika aku cinta, dan cinta itu tak tau harus diapakan
apakah aku harus membunuh rasa?
apakah aku harus berhenti mencinta?
apakah aku harus bersandiwara seakan semua ini baik-baik saja dan aku tak terluka?
Haruskah aku membohongi perasaan?
memaksa seluruh perasaan mengikuti logika
entah sandiwara ini menyembuhkan luka atau malah membuatnya semakin parah
karna aku merasa, seperti luka yang disiram air.
Perih.
Jadi salah kah bila aku terlanjur cinta?
Jadi salah kah bila aku terlanjur menaruh rasa?
Jika sekarang semuanya terlanjur, harus aku apakan segala perasaan ini?
sementara ke hatimu pun tak ku temukan caranya.
apa yang harus aku lakukan?
pikiranku tak dapat bekerja, karna hati selalu memaksa untuk bertahan sementara otak tak ingin menjadi bodoh.
cinta? apa yang aku tau tentang cinta?
kecuali semua getaran yang akhirnya menyebabkan luka.
entah siapa yang harus disalahkan.
entah apa yang harus dilakukan.
entah aku yang terlalu cinta atau aku yang terlanjur mencinta.
menyebabkan luka sendiri.
lalu, harus aku apa kan perasaan ini?
membunuhnya perlahan padahal ia masih ingin hidup?
atau menjaganya padahal ia tumbuh tak sehat?
karna, aku telah bosan bersandiwara
berupaya tidak peduli
berusaha untuk menutupi rasa
berusaha terlihat tidak apa-apa padahal melihatnya saja luka ini terasa semakin sakit.
berusaha membuka hati sementara hatiku tak ada disini.
lalu, apa kamu tau aku harus apa?

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Sorry, i mess up everything.

I won't give up on us, even if the skies get rough. I'm giving you all my love. I'm still looking up
yah... beberapa hari terakhir itu lagu yang nyemangatin sih
mau gimana lagi? mungkin sekarang waktunya.
sorry I'm giving up.
bukan karena aku gak mau berjuang, cuma karena sepertinya kamu gak peduli
aku gak bisa lah berjuang mati-matian buat orang yang bahkan gak ngerasain berjuangnya aku tuh kaya apa
udah ya, maaf
bahkan buat minta maaf pun aku bingung.
sebenernya harus gak aku minta maaf? karna aku gak merasa salah.
aku gak ngerti harus apa lagi
aku capek merasa ditinggikan harapan lalu dihempaskan gitu aja
aku yang sakit, bahkan aku juga yang salah.
iya, aku salah karna ngapain aku nunggu buat seseorang yang gak pernah minta aku tunggu
ngapain aku berjuang buat seseorang yang gak pernah berharap aku perjuangin?
iya, aku tau kok kamu gak pernah merasa ngasih aku harapan apapun
mungkin expectation aku ketinggian ya.
gue baper banget ya. ahahaha💔💔
maaf ya udah gangguin kamu 4 bulan terakhir ini.
sorry, I mess up everything
aku emang bego ya, bahkan untuk masalah hati

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

jadi saya harus apa?

Habis baca blognya bang oka

http://daraprayoga.com/tipe-tipe-orang-yang-nggak-bisa-dilupain/

Dia punya hampir semua point yang ada di dalam blog itu.

Dia seseorang yang selalu bikin saya nyaman
Dia seseorang yang selalu lucu dan ngeselin, dia selalu tau bagaimana caranya bikin saya tertawa dan juga bersikap menggemaskan dalam satu waktu.
Dia seseorang yang ngajarin banyak hal, dia selalu tau apa yang tidak saya ketahui dan dia selalu mengajari saya hal-hal baru contohnya : belajar mengikhlaskan seseorang yang bukan milik saya.
Dia seseorang yang perhatian padahal bukan siapa-siapa, dia selalu tau apa yang saya butuh kan dia yang selalu manis dalam setiap perkataannya dan dengan cara itu dia dapat meninggikan harapan saya
Dia seseorang yang keburu pergi tanpa sempat dimiliki, dia meninggikan harapan saya lalu pergi saat saya mulai memiliki sebuah perasaan ingin memiliki

"DIA" satu orang yang pergi padahal dulu sempat mengisi hari, dia juga yang meninggikan harapan saya dan menjatuhkannya tanpa belas kasihan. Semua 'yang' saya sebutkan di atas terdapat di seseorang, lalu bagaimana caranya saya dapat lupa? saya harus apa?

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Tidak sebercanda itu

Jadi, semudah itu ya?
Membuatku berharap banyak lalu meninggalkan seperti tidak ada apa-apa
Menumbuhkan angan-angan lalu melayukannya begitu saja
Membuatku merasa istimewa lalu pergi tanpa jejak.

Pernah kah kamu berpikir bagaimana rasanya?
Apa sanggup kamu sekuat aku jika kamu merasakannya?

Jadi menurut kamu, selama ini apa yg kamu lakukan?
Hanya sekedar iseng?
Hanya sekedar ingin mengetes bagaimana aku?
Hanya sekedar bosan karna tidak ada peneman lain?
Sayangnya aku menganggapnya tidak sebercanda itu.

Biasakan berpikir sebelum melakukan sesuatu
Jangan menyalahkan aku jika aku terlanjur begitu
Pikir lah apa dampak perlakuanmu terhadap seseorang
Jangan seenaknya membawa harapan lalu pergi begitu saja.






"KARNA MENCINTAI TIDAK SEBERCANDA ITU, sayang :''))"

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS